Awal tahun 2000-an, wajahnya sering tampil di Jawa Pos. Tepatnya di rubrik arsitektur. Arsitek muda. Arsitek yang selalu tampil di media massa nasional dengan foto SMA – nya. Lebih dari setahun foto itu yang dipasang. Heran, kok nggak ada yang protes ya? Apakah Peter Angelo Megantara nampak tua? Hehe. Tentu tidak. Yang penting perannya! Dikeluhi banyak orang soal desain rumah, hmm, dia oke saja. Sebab dia bener-bener mencintai pekerjaannya. Dan berani habis untuk sesuatu yang dicintainya. Kita simak obrolannya...
Sebelum pulang ke Cepu, romo Didik menyempatkan mampir ke rumah. Rencana semula untuk mengerjakan logo seminari tinggi. Karena lama nggak ketemu, ya ngobrol dulu. Lama banget. Topik yang dibahas mulai aplikasi corel draw sampai orang hutan yang pemarah karena pengin nikah. Percakapan itu mulai jam 9 malam sampai setengah empat pagi. Saking asiknya, jadi lupa nulis. Tapi untung ada facebook. Hehe. Sepintas, petualangan romo asal Ngawi ini mengingatkan kita pada film Indiana Jones. Keluar masuk hutan belantara. Menyeberang sungai yang ada buayanya. Ular berbisa dimana-mana, suku primitif, penebang kayu liar, mistik, voodoo, gendruwo, pocongan, pringisan, tambal ban, hehe tak tambahi dewe. Semua itu ada dasar alasannya. Mengapa romo Didik mau ke Kalimantan? Apa yang dicarinya? Apa yang ingin dirasakannya? Yang jelas, romo Didik dengan suka hati membagikan kisahnya untuk kita semua...
Romo PC Edi Laksito“…sebal itu kian membatu pada mata si penyair, membuatnya tak pejam selarut waktu. tak tahu perut keras, tak tahu tubuh lesu. Di hampar tandus kata-kata pikir sakitnya bergentayangan mencari air-lunak yang dapat mengalir pada mata, melelehkan batu jadi lumpur, mencincang sebal jadi haru...”
Pasti banyak yang nggak ngerti masksudnya? Ya to? Podo! Itu tadi sebagian kecil tulisan Romo PC Edi Laksito, atau Romo Nanglik di facebook. Judulnya: “Hakikat si Penyair.” Nah, kegemaran romo Nanglik akan puisi dan sastra tercermin dalam tulisannya. Begitu hati-hati dalam memilih kata. Cermat dan detil dalam menjawab pertanyaan. Mulai dari Lagu Seminari Garum yang ternyata berformat hymne sampai keberadaan Seminari Tinggi Providentia Dei yang bulan Agustus 2009 nanti akan diresmikan oleh bapak Uskup. Tahukah Anda, tempat Favorit romo Nanglik adalah Golgota!

